Blogger Widgets Assalamu'alaykum, Willkommen, 안녕하세요, Selamat datang di Blog Desy!

Total Pageviews

Showing posts with label catatanku. Show all posts
Showing posts with label catatanku. Show all posts

Friday, March 25, 2016

Happy Life, Happy Traveling

"Traveling is your window to see the world."


Suka jalan-jalan? Pastinya dong. Apalagi gratis! Sssttt, tapi jangan mikir maunya gratisan terus, karena mengeluarkan uang untuk pengalaman seumur hidup, saya rasa nggak masalah, toh kepuasan pribadi juga kok.

Saat ini traveling menjadi kebutuhan setiap orang. Terlebih lagi apabila orang tersebut bekerja dan butuh refreshing untuk melepas penat. Hal ini pastinya sangat wajar, kebosanan melanda, maka jalan-jalan menjadi solusi yang tepat untuk sekedar relaksasi diri.

Dengan adanya sosial media, kebutuhan info untuk traveling semakin mudah. Banyak 'wartawan' pribadi yang memberikan informasi mengenai tempat wisata di dalam maupun luar negeri. Upload foto di sosial media, menjadi kewajiban saat traveling. Sekedar berbagi informasi, atau sebagai ajang aktualisasi diri. Dan itu kembali kepada kebutuhan masing-masing, yang terpenting informasi mengenai traveling tersebut menjadi bermanfaat bagi traveler atau backpacker.

Membaca buku-buku referensi tentang traveling juga menjadi salah satu terwujudnya keinginan untuk jalan-jalan. Belum lagi banyaknya grup traveling serta backpacker di sosial media yang menurut saya paling berpengaruh besar bahwa akan tercipta keinginan jalan-jalan.

Kamu punya keinginan traveling? Saat ini rata-rata orang senang banget upload foto saat traveling. No picture is hoax, biasanya dicap bohong kalau nggak ada foto saat kita traveling. Kalau memang sudah saatnya, bisa kok traveling. Jika memang uang belum mencukupi untuk jalan-jalan, ya jangan dipaksakan untuk traveling.

Setiap orang pasti ada kesempatan jalan-jalan. Hanya waktunya saja yang berbeda-beda. Belum mampu ke luar negeri, keliling Indonesia dulu aja, atau ke kampung halaman yang paling mudah. Yang lebih mudah lagi, explore kota tempat tinggal kita aja dulu. Sekarang banyak juga tempat wisata yang belum ke published, jadi terkenal berkat traveler yang kasih info lewat media sosial lho. Jadi jangan berkecil hati kalau kota atau desa tempat tinggalmu belum jadi tempat wisata. Bisa jadi kamulah duta pariwisata tempat tinggalmu.

Sunday, January 17, 2016

Lagi Ultah? Wajib coba makan gratis!

Tanggal 30 Desember 2015 lalu saya memasuki usia baru. Dalam perhitungan manusia biasa bahwa usia itu semakin bertambah. Tapi sesungguhnya, usia kita semakin berkurang. Dua tahun lalu, saya menghabiskan waktu di Eropa, ada kejutan-kejutan berbeda pada hari milad saya. Karena tahun ini sudah berada di tanah air, saya mau mencoba yang berbeda pula. Bermodal googling ternyata bertemu blog berbagai cara sederhana membahagiakan diri saat hari milad. hehehe.

www.desyhause.blogspot.com

Bertemulah saya dengan blog yang menceritakan bahwa sehari penuh dia berkeliling restoran yang menawarkan gratis makan pada hari H ulang tahun konsumennya. Ternyata ada yang punya konsep menarik seperti ini, membahagiakan orang lain yang sedang berulang tahun. Salut sama pemilik restoran yang punya ide ini. 

Di blog tersebut memang orangnya benar-benar berkeliling ke restoran yang menawarkan free makan. Boleh dicoba juga tuh, kalau nggak malu aja, sarapan, makan siang sampai makan malam gratis... hehehe
Mau tahu daftar nama tempat makan yang memberikan gratis makan bagi kamu yang berulang tahun? 


Free Prime Sirloin / Hokubee Sirloin Steak (Jakarta, Tangerang dan Bali)
Free Prime Sirloin (Yogyakarta, Surabaya dan Makassar)
Harga steaknya sekitar Rp 86.500 (Prime Sirloin) dan Rp 120.000 (Hokubee Sirloin)
Syaratnya: Menunjukkan kartu identitas sebelum memesan agar pelayan tahu ulang tahun kita tepat pada hari kita datang untuk makan dan pakai mahkota yang disediakan
Berlaku pada : Hari H ulang tahun

Oh iya, untuk minum beli minum sendiri, nggak gratis, hehehe

Karena ada promo lain, jadi dapat free Misu juga deh. Cuma tinggal update status aja di media sosial dan mention @steakholycow. 
FREE MISU if you mentioned @steakholycow on twitter/Path/Facebook or Instagram (Jakarta & Tangerang)


Free 1 porsi lele original, 1 porsi nasi, dan 1 gelas es teh manis
Harganya sekitar Rp 20.000
Syaratnya: Tunjukkan kartu identitas sebelum memesan
Berlaku pada hari H ulang tahun

- Ayam Bakar Mas Mono

Free 1 porsi ayam bakar, 1 porsi nasi, dan 1 gelas es teh manis
Harga sekitar Rp 25.000
Syaratnya: Menyerahkan fotokopi kartu identitas
Berlaku pada hari H ulang tahun, hanya untuk makan di tempat

- Sushi Tei

Free Sushi birthday cake (8 potong sushi kecil)
Harganya tidak diketahui karena spesial promo untuk ulang tahun
Syaratnya: Tunjukkan kartu identitas sebelum memesan
Berlaku pada H-7 sampai H+7 hari ulang tahun, hanya untuk makan di tempat

Kalau teman-teman mau coba mohon dicek kembali ya, saat datang ditanya dulu masih berlaku atau tidak. Untuk Holycow Steakhouse masih berlaku kok (karena saya baru aja merasakan gratisannya, hehehe). Awalnya sih rada malu ke Holycow pas ulang tahun, tapi karena penasaran banget itu bener gratis atau enggak, akhirnya nekat ke Holycow Steakhouse camps Senopati. Pelayanannya bagus, ramah dan sampai sana ada yang ultah juga, hehehe.

Jadi di ultah kemarin ada rasa berbeda, makan gratis di Holycow Steakhouse, dan kapan lagi makan gratis steak mahal dan enak, hihihi. Oh iya, nggak usah takut, Holycow Steakhouse sudah bersertifikat halal Australia food service, karena daging sapinya import dari sana. InsyaAllah aman. 

www.desyhause.blogspot.com
free MiSu rasa Strawberry

Untuk free Misu, nggak ultah pun bisa dapat gratis juga, karena itu promosi gratis bagi yang mau update status dan mention @steakholycow aja di media sosial. Setelah update status, langsung tunjukkin ke pelayannya, nanti Misu gratis pun langsung diberikan ke kita. Misu itu kecil, tapi enak banget, pokoknya pulang dari Holycow versi ulang tahun, gratisan, enak, kenyaaaanggg... hehehe

So, nggak ada salahnya mencoba bagi kamu yang mau berulang tahun, buat plan untuk mengunjungi tempat makan gratis tersebut. And Happy Birthday!!! 



17 Januari 2016

Desy Alfiana
@desynstagram | Instagram
@desyoochun | Twitter
Desy Alfiana | Facebook 

Saturday, January 9, 2016

Finally, E-Passport!

www.desyhause.blogspot.com
 Traveling is Possible book by Claudia Kaunang with my e-passport
Bagi yang mau jalan-jalan ke luar negeri, study, kerja atau bahkan umroh maupun haji, pastinya harus punya PASPOR. Paspor merupakan identitas utama sebagai pengganti KTP jika kita berada di luar negeri.

Jadi bagi yang mau buat paspor sekarang ada dua opsi pembuatan. Pertama cara manual atau walk in. Cara ini kita langsung datang aja ke kantor imigrasi terdekat dengan rumah kita. Jika tempat tinggal di Jakarta Selatan, maka merujuk ke Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan. Jika tinggal di daerah, maka datang ke kantor imigrasi di kota masing-masing. Ke dua dengan cara online dengan membuka website imigrasi langsung.

Saat ini mengurus paspor sudah berubah menjadi sangat mudah. Dulu, pertama kali urus paspor, waktu itu saya masih kuliah di Jatinangor. Ajakan teman ke Malaysia mengubah mindset saya yang awalnya berpikir ke luar negeri itu sulit. Semalaman teman mantengin komputer berburu tiket murah Air Asia. Dulu belum rame tuh, yang namanya grup backpackeran ke luar negeri, upload foto jalan-jalan di LN. Semester 5 kuliah, karena teman berhasil mendapatkan tiket murah return Bandung-Kuala Lumpur, maka rasa nekat akhirnya muncul seketika.

Sunday, January 3, 2016

#2015BestNine



Kamu punya akun sosial media Instagram? Akhir tahun 2015 pengguna Instagram tengah ramai dengan memposting sebuah foto yang terdiri dari 9 foto menjadi satu frame. Kolase 9 foto dalam satu frame ini merupakan foto terbaik sepanjang tahun 2015 dengan banyaknya likes foto yang sudah diupload di Instagram. 

Saya sendiri punya akun Instagram @desynstagram (follow ya). Dan sedikit ingin berbagi cerita 9 hal yang sudah saya dapatkan di tahun 2015 lalu serta benar-benar tidak akan saya lupakan. Semoga menjadi motivasi bagi teman-teman, bahwa mimpi itu akan bisa terwujud jika ada kemauan yang keras untuk mencapainya dan doa yang tulus. InsyaAllah mimpi-mimpi itu akan terwujud.

So, this is #2015BestNineMoment my own version.

1. Homestay di Austria selama setahun dengan keluarga asing. Awalnya ingin segera pulang ke tanah air. Tapi saat itu saya ingin tetap berada di Eropa. Dengan basmallah, saya tetapkan hati untuk lanjut stay di Eropa.

2. Traveling ke Turki, walaupun hanya Istanbul, tapi saya patut bersyukur, mendapat tiket pesawat  pulang pergi Vienna-Istanbul gratis. Di Istanbul saya bertemu dengan orang-orang baik. Penginapan saya free karena numpang dengan teman yang baru saja saya kenal. Tempat tinggal mahasiswi Indonesia yang study di Istanbul menjadi tempat stay selama 3 hari 2 malam. Terima kasih Nabilah, Dida, Nabila, Aini, Dea dan Emel. Kalian sudah menjadi perantara Allah yang menemani saya serta Upi untuk melihat sisi terbaik kota Istanbul. Mimpi melihat Blue Mosque serta Hagia Sophia terbayarkan. Alhamdulillah.

3. Bermain salju dengan adik asuh. Awalnya ingin mencoba ski, tapi karena pemula harus didampingi. Saya hanya mencoba papan seluncur dengan tali lalu saya duduk dan meluncur dari atas hamparan salju. Wow, it's wonderful! 
Walaupun sudah dua tahun merasakan musim dingin dan melihat salju, tetap saja saya tak hentinya mengucap kekaguman padaMu. Salju benar-benar indah menawan, nggak akan bosan melihat dan main salju.

4. Buku hasil lomba menulis bersama saya terbit pertama kalinya berjudul Surat Untuk Penghuni Surga by Nulis Buku. Sekarang alhamdulillah sudah 8 buku diterbitkan dalam proyek bersama. 
#SuratUntukPenghuniSurga
#FacebookJembatanImpianku
#Perempuan-PerempuanAnggun
#HijrahKunciKesuksesan
#KisahAwalMenulis
#LetterofLove
#KataHati
#UdahAhJombloAja

5. Traveling alone to Bratislava via Vienna. Saya berangkat subuh dari rumah menuju Vienna dan lanjut bis ke Bratislava. Karena kecil, dalam sehari saya sudah berkeliling kotanya. Seru banget jalan sendiri macam anak hilang di tengah kota. But, it's adventure and I'm very like!

6. Like a dream, i saw frozen in the lake. It's really! Itu saya lihat langsung di Langbathsee, Austria. Jadi yang di film Frozen itu benar-benar nyata, lho.

7. Ini hal yang agak konyol. Saya bersama teman au pair berkunjung ke Allianz Arena, Munich Germany. Saat itu sedang ada pertandingan sepak bola klub Jerman. Saya selama di Jerman ke AA selalu tidak pernah bisa masuk stadion. Karena ada pertandingan dilarang masuk kecuali memiliki tiket. Kami dengan pedenya masuk dan alhasil ditegur security (malunyaaaa jangan dicontoh ya) tapi mereka tidak marah, hanya memberi tahu walupun pertandingan usai tetap blm bisa masuk, masih pembersihan.

8. Traveling to Innsbruck, Austria. Naik gunung bersalju menggunakan kereta. Sampai di atas melihat kota Innsbruck dari ketinggian. Sungai Inn yang terbentang dengan warna tosca indah dipandang. 

9. #KetikaJombloMencariCinta bisa terbit. Seneng banget #kumcerKJMC bisa ditangan pembaca. Semoga bisa menginspirasi dan bermanfaat. Amiinnn

Itu #2015BestNineMoment versi Desy Alfiana. Semoga mendapat inspirasi dan bermanfaat untuk meraih mimpi di tahun-tahun berikutnya. Amiinnnn

Oh iya, yang mau tahu cara buat #2015BestNine Instagram, caranya mudah banget. Cukup buka situs ini 2015bestnine.com lalu ketik nama pada kolom “Instagram ID”. Situs akan memproses selama beberapa detik. Selanjutnya, kamu bisa melihat sembilan foto terbaikmu dalam satu kolase foto. Bisa langsung share ke akun Facebook atau Twittermu juga. 

Selamat mencoba.

Jakarta, 3 Januari 2016

Desy Alfiana
@desynstagram | Instagram
@desyoochun | Twitter
desyalfiana | Line ID

Saturday, January 2, 2016

Aku (bukan) Menunggu

www.desyhause.blogspot.com
Bratislava, Slovakia (doc.pribadi)


Aku bukannya menunggu,
aku hanya menghitung detik-detik yang terlewatkan tanpamu.

Aku bukannya menunggu, 
aku hanya menyiapkan diri sampai benar-benar siap menyambutmu.

Aku bukannya menunggu, 
aku hanya berkawan waktu dengan terlalu akrab.

Aku bukannya menunggu, tapi lengan detik ini menyanderaku. 
Hingga kau datang bebaskanku dan kita bunuh waktu satu persatu.

Aku bukannya menunggu, 
aku hanya tahu dalam setiap detiknya selangkah kakimu menujuku.

Aku bukannya menunggu, 
aku hanya sedang merajut doa bersama waktu.

Aku bukannya menunggu, 
aku hanya senang mengkoleksi rasa rindu dan pada saat yang tepat akan kuhadiahkan padamu.

Aku bukannya menunggu. Aku hanya terlalu sibuk menyiapkan tempat untukmu.

Aku bukannya menunggu. Aku hanya menghitung waktu yang kuhabiskan tanpamu, lalu tersadar.

Bersamamu nanti,
akan kunikmati sampai mati.

dikutip dari buku Sadgenic karya Rahne Putri. Minggu lalu ketemu sama buku ini di rumah. Nggak tahu punya siapa (nah lho!). Saat membaca lembar demi lembar, seperti ke alam sendiri. Ini gue banget! hehehe. Semuanya curahan hati perempuan, kata-kata yang dilantunkan Rahne Putri seakan seluruh wanita yang berbicara. 

Nanti mencoba menulis kembali beberapa bait kalimat romantis lainnya dalam buku tersebut di blog ini. Semoga penulis berkenan, soalnya buku tersebut terbitan tahun 2012. Kata-kata sederhana terukir dengan kalimat nan indah. Sukaaaaa!!!

Sadgenic, Rahne Putri : 2012

Ditulis kembali, 2 Januari 2016

Desy Alfiana
@desyoochun | Twitter
@desynstagram | Instagram
desyalfiana | Line ID


Wednesday, December 23, 2015

All about my book #KJMC

www.desyhause.blogspot.com

~Alasan kreatif menulis buku #KJMC

Bukan sekedar ingin dikenal dengan menciptakan karya, hanya ingin menyiarkan kebaikan dan kebenaran lewat tulisan. Kumpulan cerpen ini ditulis dengan penuh harapan. Harapan agar pembaca mengamalkan serta terinspirasi dengan kisah-kisah yang tersirat. Sebagai bahan introspeksi diri penulis, apakah pesan yang ditulis diterima oleh pembaca ataukah hanya sebatas bacaan standar? Semoga menjadi amalan terbaik bagi penulis jika pembaca terinspirasi dan mengamalkan dalam kesehariannya.

~Inspirasi cerita berdasarkan pengalaman pribadi atau?

Semua cerita di buku #KJMC merupakan hasil pengamatan pribadi terhadap sekitar. Curhatan teman juga bisa menjadi bahan cerita dan jadilah kumpulan cerpen di buku ini.

~Kerja sama penerbit

Masih kerja sama dengan penerbit vanity Zukzez Ex Press. Seneng banget kerja sama dengan penerbit ini. Memperhatikan nasib penulis, hehehe. Menerima penulis apa adanya, walaupun bawel suka tanya ini itu.

~Sudah ada di toko buku Gramedia atau mana pun?

Mohon doa dari teman semua, saat ini belum tersedia di toko buku mana pun, termasuk Gramedia. Mau banget masuk ke toko buku dan bisa dinikmati seluruh pembaca di tanah air, tapi apa daya, belum bisa mencapai ke sana. Doakan semoga kemudahan menyertai saya dalam bersyiar lewat tulisan. Amiinnnn


Terakhir, bagi yang belum punya bukunya pokoknya harus beli, akan ada kejutan akhir tahun dalam rangka #KadoMiladKJMC. InsyaAllah mau berbagi kebaikan dengan memberi hadiah ke teman-teman pembaca. Tunggu pengumumannya ya, stay tune terus di akun Facebook Desy Alfiana atau instagram @desynstagram.

Jakarta, 23 Desember 2015

Desy Alfiana
@desyoochun | Twitter
@desynstagram | Instagram
Desy Alfiana | Facebook
desyalfiana | Line ID

Monday, December 21, 2015

Ketika Jomblo Mencari Cinta

www.desyhause.blogspot.com

Sudah di penghujung tahun 2015, masih aja jomblo juga. Masuk bulan Desember, itu artinya umur akan segera berkurang, tapi berstatus single. Nggak tahu kapan jadi double apalagi triple, (sabar... sabar). Banyak banget di umur yang sama sudah pada menikah. Des, des, sadar. Nggak usah main dulu-duluan. Sekarang saatnya mempersiapkan aja. Jangan sibuk memikirkan dia udah nikah, kok gue belum. Mungkin jodohnya masih di jalan, atau diri kita malah sebenarnya belum siap untuk mengakhiri masa lajang? atau mungkin masih mencari cinta dia, bukan cinta Dia?

Selama beberapa bulan nggak muncul di blog, bukan berarti mempersiapkan pernikahan, hehehe. Tapi menyiapkan bahan tulisan agar karya yang sudah ditulis tersebut berakhir menjadi sebuah bentuk. Bentuk apa? Dalam bentuk buku dan bisa dibaca lebih banyak orang. Setelah proses yang lumayan panjang, walaupun masih pada jalur vanity. Vanity di sini adalah proses penerbitan semi mayor dan indie. Masih bersifat indie namun bisa saja sejajar dengan mayor. Intinya buku saya sudah terbit. Itu aja sih.

Bersama penerbit yang sangat baik, berawal pada sebuah kompetisi menulis cerpen bertemakan jomblo. Dinobatkan sebagai cerpen terbaik dan karyanya dibukukan menambah motivasi tersendiri untuk menerbitkan buku. Karena masih awal dari perjalanan menulis, maka diputuskan menerbitkan sebuah kumpulan cerpen inspiratif bertema serupa (jomblo). Dengan target pembaca remaja serta dewasa yang mulai gegana (gelisah, galau, merana, hehehe). Mulai mencari cinta yang kebanyakan berharap mendapatkan cinta manusia (kekasih dengan berpacaran). Maka jadilah buku ini, Ketika Jomblo Mencari Cinta.

Dengan penuh rasa syukur, telah terbit "Ketika Jomblo Mencari Cinta" sebuah kumpulan cerita pendek karya Desy Alfiana. Semua kisah manis hingga pahit para jomblo menemukan cinta. Cinta yang telah diberikan oleh Sang Maha Pemberi Cinta. Insya Allah terangkum di buku ini.
Di dalamnya terdapat 7 kisah jomblo mencari cinta, 7 kamus seputar JOMBLO (harusnya dicetak miring dan Bold, hehehe) plus tips Move On bagi kamu yang merasa dikecewakan (duileee bahasanya).

Yuk, buruan langsung order aja cuma Rp 28.000,- (belum termasuk ongkos kirim) kamu sudah bisa baca karya manis ini (gula kali, 😂). Murah banget kan? Mahalan juga harga kosmetik. hihihi
Order bisa langsung hubungi penerbit Zukzez Ex Press
Bisa juga sms / whatsapp ke 0856 9169 9337 atau Line ID: desyalfiana


Semoga karya sederhana ini bisa menjadi manfaat dan bacaan bergizi bagi kaum muda mudi saat ini. Jomblo bukan sebatas status yang harus disesali, menyesal tak punya pacar, bukan begitu. Tetapi jomblo justru sebagai rasa mawas diri, menjaga hati hingga bertemu jodoh yang pasti dan Allah ridhai. Amiinnnnn

Langsung deh, ajak teman-teman lainnya baca buku ini, dijamin malam minggunya nggak galau lagi. Sekalian semua malamnya jadi lebih berwarna, heheheh


Jakarta, 21 Desember 2015
#KJMC #KetikaJombloMencariCinta



Saturday, December 19, 2015

Hallo, Holla! It's my December!

www.deborafenty.tumblr.com
www.deborafenty.tumblr.com

Wahhhh, sudah lama nggak posting blog. Maaf ya, kondisi tak memungkinkan (alasan, hahaha). Sempat menghilang dari blog, karena banyak hutang menulis buku. Konsen menulis untuk buku sendiri yang ingin diterbitkan.

Sekarang 'agak' free, jadi mulai saat ini, mau menulis blog lagi. InsyaAllah banyak banget yang mau diceritakan (sudah muter-muter idenya di kepala). Mudah-mudahan tidak ada hambatan menulis di blog. 

Alhamdulillah, sudah Desember kembali. Itu artinya..... December is my month, ada hal menyenangkan serta sedih jika sudah memasuki bulan Desember. Akan mengingatkan kenangan Desember tahun-tahun yang lalu. Bukan hanya karena di bulan ini saya dilahirkan, tak sekedar itu. Sebagai penutup tahun, rasanya banyak sekali momen yang tergambarkan di bulan-bulan sebelumnya. Sebagai penyongsong tahun yang akan datang, bulan ini seperti mengharuskan membuat rencana terbaik dalam satu tahun ke depan.

Ok, mulai hari ini saya bertekad untuk tetap menulis apa pun itu. Tahun ini merupakan pencapaian terbesar dalam hidup saya khususnya dalam bidang menulis. Karena menulis, saya merasakan kesan terindah dalam hidup. Bahwa memiliki karya akan lebih abadi dan dinyatakan 'ada' di dunia ini hanya karena menulis. YA, MENULIS. Seperti gajah yang meninggalkan gading, manusia meninggalkan karya. Jika hanya meninggalkan nama, lantas dengan nama namun berperilaku buruk lalu dicemooh banyak orang, apakah akan selamanya dikenang orang dengan baik? Lain halnya dengan berkarya, karya akan tersimpan hingga kita sudah tak ada lagi di dunia, maka karya itu pun akan menyatakan bahwa kita pernah 'ada' di dunia.

So, it's be nice if you reminder me about post on this blog, when i'm not active to share
Terima kasih, It's December! Welcome, to my house! My blog! Enjoy and happy reading! Sangat boleh sekali untuk men-share tulisan saya di blog ini di akun sosial media mana pun milik kalian,asal menyertakan sumbernya, ya. Thank you, danke sehr!

Malam minggu, 19 Desember 2015 00.06 (sudah masuk 20 ya?)

Desy Alfiana

Thursday, July 16, 2015

Finally... Lebaran di Indonesia!!!


view : Nymphenburg Palace, Munich. Germany

Perlahan-lahan Ramadhan telah meninggalkan kita. 
Sebulan sudah kehadirannya menemani hari-hari dengan penuh hikmah dan keberkahan.
Hanya di bulan Ramadhan seluruh umat Islam belajar menahan nafsunya.
Hanya di bulan Ramadhan umat muslim bersama-sama menyiarkan kebaikan sebagai rahmatan lil'alamin.
Tak ada lagi nikmatnya bangun sahur bersama keluarga.
Buka puasa yang selalu dinantikan, tak akan dirasakan.
Shalat isya sekaligus tarawih berjama'ah sudah tak terlihat lagi di masjid-masjid.
Kini, Ramadhan telah pergi.
Kuharap tahun ini bukan terakhir kalinya diriku merasakan indahnya RamadhanMu,
Tak ada yang bisa menjamin, diri ini masih bisa dipertemukan kembali dengan bulan suciMu.
Aku ingin hari-hari setelah Ramadhan yang pergi, diri ini tetap beribadah dengan semangat tinggi di bulan-bulan berikutnya, tidak hanya di saat Ramadhan saja.
Aku ingin di tahun selanjutnya diri ini akan siap menyambut kedatanganmu kembali dengan jiwa yang fitrah.
Kini, gema takbir berkumandang, tanda hari kemenangan bagi yang bergelar takwa dan keimanan. 

Alhamdulillah, Lebaran tahun ini saya bisa merasakannya kembali di tanah air. Setelah dua tahun lamanya di negara yang mayoritas non muslim, menikmati suasana Lebaran dengan ciri khas yang berbeda. Ketupat? Ada. Rendang? Ada. Alhamdulillah walaupun tidak semua menu makanan hari raya sama dengan di Indonesia ada, namun setidaknya telah mengobati suka cita Lebaran di tanah air. 

suasana Idul Fitri di Munich



Tahun lalu, saya melaksanakan sholat Idul Fitri dengan keluarga besar masyarakat Indonesia di Munich, Jerman. Bukan di masjid berkubah layaknya di Indonesia, tapi hanya berbekal sebuah ruangan besar dan itu merupakan masjid seluruh jamaah muslim Indonesia di Munich. Biasanya kegiatan sholat atau pun ibadah lainnya juga dilaksanakan di sana. Terlihat di luar gedung tak hanya masyarakat Indonesia saja yang berlebaran. Muslim dari negara lain yang tinggal di Munich juga antusias untuk mengikuti shalat Idul Fitri berjamaah. Saat itu saya merasakan, umat muslim benar-benar bersatu tak mengenal ras dan suku, karena Tuhan kita satu.

Seperti biasa, shalat Idul Fitri dilaksanakan dua rakaat setelah itu mendengarkan khutbah. Yang berbeda, shalat Idul Fitri di Jerman dilaksanakan pukul 09.00 pagi. Lalu, khutbah yang disampaikan khotib dalam dua bahasa, Indonesia dan Jerman. Karena ada beberapa muallaf yang belum bisa berbahasa Indonesia. Yang sama, tentunya ramah tamah. Saling maaf memaafkan satu sama lain, kami yang merantau di negeri orang, hanya memiliki keluarga itu saja yang sama-sama merantau. Lalu dilanjutkan dengan makan masakan ala menu hari raya. Ketupat, rendang, sayur opor, ati ampela, hmmm... lecker!

Tahun ini? Alhamdulillah, lebih bersyukur lagi. Saya merasakannya bersama orang-orang tercinta di tanah air. Makan masakan buatan mama sendiri, lezat nian. Shalat berjamaah di masjid dekat rumah, bersalam-salaman dengan para tetangga, indahnya silaturahim. Masya Allah. 

Syukur alhamdulillah, tahun ini masih diberikan kesehatan dan kenikmatan merasakan indahnya Ramadhan serta Idul Fitri bersama keluarga di Indonesia. Semoga kita semua tahun depan masih diberikan kesempatan yang sama dengan segala keberkahan dan rahmat bulan Ramadhan. Amiinnn

Taqabbalallahu minna wa minkum,
 Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian,
Mohon maaf lahir dan batin,
Mungkin kata-kata yang saya tulis menorehkan luka di hati sahabat, atau bahkan lisan yang melukiskan kata yang keji, mohon maaf sekali.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H
Happy Eid MubarakEid-ul-Fitr 1436H

-Desy Alfiana-

Friday, July 3, 2015

The Power of Ramadhan

Alhamdulillah, Ramadhan telah tiba. Sampai saat ini Allah masih memberikan nikmat tak terhingga. Tak terasa Ramadhan telah singgah hingga 17 hari dan malam ini sudah memasuki malam Nuzulul Qur'an. Masya Allah, malam di mana diturunkannya Al Qur'an. Pedoman hidup seluruh umat manusia di dunia.  

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu umat muslim di seluruh dunia. Bagaimana tidak, di bulan ini orang-orang ditraining untuk mencapai ketakwaan. Ramadhan adalah bulan untuk mengisi ruhani, maka heningkan jiwa, merasakan lezatnya ibadah kepada Allah SWT. 

blog.act.id
Ciri Kejujuran Cinta
Engkau gembira ketika akan bertemu dengan sang Kekasih.
Engkau siap berlelah-lelah dengan-Nya, untuk menemui apa yag Dia sukai.
Engkau rela berkorban segala yang kau miliki untuk yang kau cintai.
Buktikan kejujuran cinta ini kepada Allah Tuhanmu; Yang menciptakanmu, memeliharamu, dan menjagamu.
Ingat, Allah Maha Mengetahui
kau tidak mungkin berbasa-basi dengan-Nya
Sungguh hanya kejujuran iman bekal satu-satunya untuk kelak kau kembali kepada-Nya.
(Dr. Amir Faishol Fath, dalam bukunya The Power of Ramadhan)
* Bulan Al Qur'an


"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia." (QS. Al Baqarah : 185)

Di antara agenda pokok Ramadhan adalah membaca Al Qur'an. Membaca Al Qur'an merupakan amalan yang oleh Allah SWT dan Rasul-Nya tidak dibatasi waktu. Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur'an, maka dari itu Allah memilihnya sebagai bulan Al Qur'an. Oleh karena itu seorang mukmin untuk membuktikan keimanannya pada Allah SWT dan kepada Al Qur'an hendaklah bersungguh-sungguh membacanya, terutama di bulan Ramadhan.

Thursday, July 2, 2015

Tantangan Nulis Random 2015

nulisbuku.com
Finally, done!

Hanya itu yang bisa saya ucapkan setelah selama satu bulan mengikuti tantangan #NulisRandom2015 yang diadakan Nulisbuku. Alhamdulillah, walaupun sempat bingung dan frustasi (lebay.com) di pertengahan karena bahan tulisan maupun ide-ide yang mentok. Kadang mood nulis juga nggak bisa diajak kompromi. Males-malesan juga turut andil dalam tantangan nulis random ini.

Awalnya juga masih meragukan kemampuan diri sendiri, bisa nih, ikut tantangan nulis random selama satu bulan dan harus posting setiap harinya. Tapi tantangan itu terjawab sudah. Well, done! Seru banget sih, sekarang blog jadi lebih rame dan bervariasi. Jujur, kalau tulisan di blog itu biasanya kebanyakan edisi curhat (curcol, heheheh). 

Biasanya saya menulis curhatan itu dalam bentuk tulisan yang bermacam-macam. Kadang curahan hati saat traveling, berarti tulisannya lebih ke pengalaman traveling. Atau curhatan teman-teman maupun cerita seru mereka yang bisa saya tuangkan ke dalam tulisan. Mungkin, itu bisa menjadi pelajaran berharga bagi teman-teman yang membaca. Bisa juga sebagai curcol itu tadi misalnya, lebih baik saya tuliskan karena tak mampu terucapkan. 

Pokoknya terima kasih banyak untuk Nulisbuku atas tantangan #NulisRandom2015 ini. Berkat tantangan ini sekarang tulisan saya lebih terasah, ya semacam pisau, semakin diasah, semakin tajam. Begitu pula dengan tulisan saya. Ibaratnya, saat saya mengikuti nulis random ini saya training dalam hal kepenulisan. 

Sekarang kalau sudah ada ide tulisan yang muncul di kepala, langsung buru-buru ditulis. Biasanya kalau ide udah muncul, pas nulis tiba-tiba kata-kata mengalir dengan lancarnya. Saya jamin itu karena saya sudah terbiasa menulis setiap hari. Seperti pepatah, alah bisa karena biasa. Karena sering dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan, maka sesuatu pun akan bisa serta terasah. 

Selamat juga bagi kalian yang ikut tantangan #NulisRandom2015. Good job, guys! Lebih keren lagi kalau terbit buku ya, dari tulisan-tulisan kita selama satu bulan ini. Two thumbs up, kalau ada yang buat buku! Kalau saya pribadi masih menambah tulisannya dulu untuk jadi sebuah buku, hehehe. Semoga semakin banyak ide-ide tulisan yang bisa dibagikan di blog ini. Semoga bermanfaat juga bagi teman-teman yang sudah mampir ke blog saya atau pun mungkin sudah menjadi pembaca setia blog saya (pede bener... :D ) 

Terima kasih
Jazakallahu khoir
Danke sehr
Thank you

#NulisRandom2015
#Day30,

Wednesday, July 1, 2015

Teka - Teki Cinta

Sungguh kau buatku bertanya-tanya
Dengan teka-teki teka-tekimu
Mungkinkah ku temukan jawaban
Teka-teki teka-tekimu

Terkadang ku merasa hampir tak mampu
Menghadapi kamu dan semua tanda tanyamu

(Teka-Teki, Raisa)




Cinta terkadang memang sulit ditebak, tiba-tiba datang, lalu pergi. 
Cinta bagaikan misteri, saat ini mungkin ada, beberapa waktu kemudian menghilang. 
Cinta tumbuh bukan karena suatu paksaan, atau pun rayuan dari pihak lain. 
Cinta bukanlah untuk saling menyakiti, tetapi tentu saja saling menyayangi.

Cinta bukanlah kata murah serta lumrah yang mudah terucapkan tetapi cinta adalah anugerah terindah dariNya serta suci jika kita dapat menilai kesuciannya.

Tuesday, June 30, 2015

Mengukir Cinta dalam Doa

dakwahmuslimah.tumblr.com
Cinta, oh cinta.
Ceritanya tak kan habis.
Ukiran kata-katanya semakin manis.
Tak sanggup jika hati mulai terkikis.
Oleh rasa cinta yang kian hari kian gerimis.

Cinta ini adalah perasaan yang telah lama kupendam. Diam-diam hati ini menyimpan rasa yang tak biasa. Mungkin, ini yang namanya cinta. Diam-diam aku jatuh cinta. Jatuh cinta pada dirimu yang belum kutahu rupanya. Rasa rindu pada dirimu yang belum kutahu siapa. Rasa ingin mengenal dirimu padahal aku pun belum tahu dirimu di mana.

Kupendam rasa ini diam-diam, karena hanya itu caraku mencintaimu karenaNya. Mencintaimu tanpa ada kata yang terucap dari bibirku, namun doa mengalir dari lisanku. Karena doa merupakan cara mengungkapkan isi hatiku. Mengadu pada Ilahi yang Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi diriku.


Teruntuk dirimu yang sudah dituliskan namanya oleh Allah untukku,
yang kutahu, Allah telah menanamkan rasa cinta pada diriku dan dirimu.
Tugasku bukan mencarimu, tapi menunggumu,
menunggumu dalam ketaatan, mempersiapkan diri bahwa kelak kau tak salah pilih.

Teruntuk dirimu yang sudah ditakdirkan oleh Allah sebagai imamku,
aku yakin dirimu sedang berada dalam perjalanan,
perjalanan untuk menemuiku, sang tulang rusukmu.

Teruntuk dirimu yang sudah dicatatkan oleh Allah sebagai ayah dari anak-anak kita berdua,
aku percaya dirimu siap bersama, berjuang nantinya untuk membesarkan mereka,
dalam satu keluarga yang penuh cinta serta kasih sayang terhadap RabbNya.

Dari wanita yang sedang menantimu, di batas peraduan rindu,

#NulisRandom2015
#Day28



Saturday, June 27, 2015

Way of Life

www.the-faith.com
Life is an open book full of blank pages. You write the story as you go.
Ibarat memiliki sebuah buku diary, kita akan menuliskan keluh kesah maupun kesenangan perjalanan kehidupan sehari-hari di buku tersebut. Dari hal yang sederhana, curhatan diri maupun teman, serta kebahagiaan hidup berkumpul menjadi satu. Terkadang mengingat masa-masa menulis diary itu menjadi sebuah refleksi bahwa dahulu saya pernah begini dan begini. Tapi itu membuahkan kenangan manis yang bisa menjadi memori kehidupan. 

Layaknya sebuah buku pun, dari kisah awal hingga akhir menjadi episode dari perjalanan hidup seseorang. Chapter awal mengisahkan masa kecil, chapter pertengahan memasuki konflik-konflik kehidupan dan chapter akhir tergantung dari masing-masing. Apakah happy ending or sad ending. That is choice. Hanyalah kita seorang yang bisa memilih nantinya akan berakhir bahagia atau pun tidak. Walaupun tetap, Allah juga nantinya yang menentukan. Namun, kita pun bisa mengubah takdir yang buruk menjadi baik. Hanya usahalah yang bisa menghasilkan.

Life is not just a race towards death. But short journey to earn your place in Paradise. Inshaa Allah. 
Dalam pandangan Islam sendiri, hidup adalah kebermaknaan dalam kualitas secara berkesinambungan  dari kehidupan dunia hingga di akhirat kelak.  Hidup seseorang dalam Islam diukur dengan seberapa besar ia melaksanakan kewajiban-kewajiban sebagai manusia hidup yang telah diatur oleh Islam. Hidup adalah untuk beribadah kepadaNya (QS. Adz Dzariyat ayat 56). Ada dan tiadanya seseorang dalam Islam ditakar dengan seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh umat dengan kehadiran dirinya. 

When life knocks you down, you are in perfect position to pray. (quotes from www.jazakallah.in)

10 Tips to bring barakah in your life and wealth

  1. Remember Allah is watching you
  2. Always rely on Allah the almighty
  3. Be thankful to Allah for what you already have
  4. Earn through Halal ways and be sincere in public dealings
  5. Always seek Allah's forgiveness and path of righteousness
  6. Always start "in the name of Allah, the Beneficent, the Merciful"
  7. Reflect upon the verses of Qur'an
  8. Charity rewards - spend in the way of Allah
  9. Allah likes those who Gather together to eat food
  10. Avoid over spending - certainly Allah hates extravagant

www.quranreading.com

Kehidupan hanya datang sekali bagi kita umat manusia. Ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk kita. Jangan sampai kita sia-siakan waktu yang diberikan olehNya di dunia ini dengan sesuatu yang tidak bermakna. Kenikmatan dunia hanyalah buaian, tak kekal dan abadi, semuanya dapat sirna. Sedangkan kehidupan akhirat adalah tujuan hidup kita di dunia. Agar kelak tak menyesal, maka di dunialah saatnya kita menjalani semua kewajiban yang ada. 

Semoga perjalanan hidup kita masing-masing memilki akhir yang indah. Yang senantiasa selalu dalam ridhoNya dan rahmat dariNya. Dalam keadaan mengingat Allah, beriman (Islam) dan bertakwa. Amiinnn

#selfreminder

#NulisRandom2015
#Day26

Friday, June 26, 2015

It's Happiness

www.desyhause.blogspot.com
Gunung Geger, Bangkalan. Madura, Indonesia 

I find happiness in the simplest of things. -anonymous 
Happiness isn't about getting what you want all the time. It's about loving what you have and being grateful for it. --unknown
Happiness is a mental or emotional state of well-being defined by positive or pleasant emotions ranging from contentment to intense joy [Wordnet 3.0 (accessed 2011-Feb-24 via Wolfram Alpha]. A variety of biological, psychological, religious, and philosophical approaches have striven to define happiness and identify its sources. Various research groups, including positive psychology, are employing the scientific method to research questions about what "happiness" is, and how it might be attained. (sumber : wikipedia.org)

www.myyalin.com
Intinya bersyukur apa yang kita miliki saat ini, itulah kebahagiaan. Dalam Islam, kebahagiaan dunia saja belum bisa dikatakan sudah mencapai kebahagiaan yang murni. Kebahagiaan dunia serta akhiratlah yang menjadi tujuan sebenarnya. Bahkan kebahagiaan di akhirat bernilai abadi dan merupakan pencapaian atau cita-cita yang tertinggi. 


Thursday, June 25, 2015

Virus Merah Jambu

pict by : funmozar.com
Virus ini, biasanya dapat menyebar terhadap hati yang lengah, yang bisa dimasuki oleh perasaan 'aneh' di dalam jiwa, hingga dapat menimbulkan suasana hati yang resah. Bahkan virus ini dapat menghapus file-file keimanan dalam diri. Virus yang tanpa disadari akan menghancurkan sedikit demi sedikit sistem pertahanan diri. Hati-hati, karena setelah terjangkit virus ini, maka hati dan iman harus diinstall kembali. 

Virus merah jambu (dengan latar ikon love yang bertebaran) merupakan virus cinta yang bisa merambat ke seluruh jaringan tubuh dan sulit dihilangkan. Saat hati mulai memikirkannya, mengingatnya, yang ada di benak hanya dia seorang dan telah menghantui siang malam, maka sudah dipastikan, virus merah jambu sudah menjalar di tubuh. 

Ketika hati terjangkit virus ini, maka dengan senangnya setan tertawa bahwa misinya telah berhasil. Bagaimana tidak? Virus itu telah menjauhkan kita dariNya, bahkan sudah tak ingat lagi dengan Allah SWT. Astagfirulloh... ridhoNya pun gagal kita raih, karena virus ini. 


Tuesday, June 23, 2015

Cinta itu Buta atau Cinta itu Melihat?

cyberdakwah.com

Cinta itu buta. 
Pepatah itu seakan menggambarkan arti cinta yang sudah tak bisa lagi dilihat. Rasa cinta yang membuat lupa akan segala hal yang ada di kehidupan nyata. Namun, pada hakikatnya cinta itu adalah rahmat dari Allah SWT dan merupakan bentuk nikmat dariNya yang begitu besar untuk hambaNya. Oleh karena itu jagalah cinta yang mengalir dari titah sang Maha Penyayang tersebut, jangan sampai ternodai oleh nilai kemaksiatan. 

I love you, atau aku mencintaimu, kata-kata cinta ini sungguh fenomenal serta memiliki efek yang dahsyat. Dengan kalimat cinta orang dapat menangis, tertawa, bahagia, tragis bahkan nyawa pun bisa melayang karenanya. Ketika rasa cinta mulai melumuri hati dan pikiran serta mengotori jiwa-jiwa, begitu besarnya dampak perkataan cinta maka nantinya akan terperana dengan kalimat cinta itu. Saat itulah dipastikan bahwa seseorang disebut sedang jatuh cinta. 

Dunia hanya milik berdua, yang lain ngontrak. 
Orang yang sedang kasmaran, akan merasakan indahnya dunia ini. Kalimat di atas sudah menjadi sangat lumrah bagi sepasang muda mudi yang dilanda jatuh cinta. Menjalani cinta hanya berdua, yang lain mungkin menumpang alias ngontrak, hehehe. Kaitannya dengan 'cinta itu buta', kalimat 'dunia hanya milik berdua' pun disangkut-pautkan bahwa karena cinta segalanya menjadi indah, bahkan bisa menjadi buta atau bermakna semu semata.

Happy Birthday, Jakarta!!!

kochiefrog.com
Nggak terasa, ibu kota tercinta negara kita, Indonesia ini sudah menginjak angka 488 tahun. Jakarta memiliki luas sekitar 661,52 km² (lautan: 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 10.187.595 jiwa (2011) [Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI diakses pada 24 Mei 2013]. Wilayah metropolitan Jakarta (Jabotabek) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa,[Sensus Penduduk 2010, BPS] merupakan metropolitan terbesar di Asia Tenggara atau urutan kedua di dunia. (sumber : wikipedia)

Itu data tahun 2010, lalu bagaimana saat ini? 2015? Saya rasa sudah bertambah dalam jumlah yang sangat besar. Ada apa dengan Jakarta di usianya yang telah menginjak 488 tahun? Semakin majukah? Bagaimana sistem tata kotanya? Lebih baik atau malah terpuruk? Jawabannya ada di diri kita masing-masing yang pastinya tinggal di kota Jakarta.

Saya yang lahir dan besar di kota Jakarta, merasakan perubahan di kota metropolitan ini. Dulu, jaman saya kecil, Jakarta masih aman, nyaman dan tenteram. Masa? Nggak percaya? Sebelumnya, warga Jakarta tidak sepadat saat ini, kendaraan pribadi tidak sebanyak sekarang, kemacetan hanya pada saat jam-jam sibuk (waktu kerja). Banjir tidak separah saat ini, rumah penduduk tak sempit seperti halnya sekarang, mall-mall tak bejibun jumlahnya, warganya yang ramah tamah, sampah yang belum sebanyak sekarang. Jadi kangen dengan suasana Jakarta yang dulu.

Saat ini? 

Monday, June 22, 2015

Udah ah... Jomblo aja!

Cover book "Udah ah... Jomblo aja!"

Syukur alhamdulillah...
Hanya itu yang bisa saya ucapkan, karena tak ada alasan untuk tidak bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Terlebih bagi saya, tahun ini merupakan tahun di mana saya merasa kembali menjadi 'ada' dengan menghasilkan beberapa karya buku. Walaupun buku-buku yang telah terbit hasil dari event bertema daannnn hanya dari self publishing, tapi saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian di dalamnya untuk menghiasi lembaran-lembaran dan dicetak menjadi sebuah buku.

Kali ini tema yang diusung adalah tema jomblo. Jadi kalangan remaja yang memutuskan untuk tidak pacaran alias jomblo sampai pernikahan datang. Nggak kece banget sih, jaman sekarang nggak pacaran. Tapi saya salut lho, di jaman hingar bingar pergaulan anak jaman sekarang, tapi masih ada yang cinta sama RabbNya. Lebih memilih mengejar ridhoNya daripada mengikuti kebiasaan orang-orang yang mengaku 'gaul' kalau telah menjalani pacaran sebelum pernikahan. Na'udzubillah.

Balik lagi ke buku "Udah ah... Jomblo aja!" saya senang banget bisa menjadi kontributor di buku ini. Waktu itu iseng buat cerpen tentang jomblo yang berawal dari kisah pribadi sebenarnya. Dirasa seru, kocak dan patut dicontoh (pede bener) jadi terlintas langsung buat cerita tiga jomblowati yang mau pacaran setelah nikah aja. Tsahhhhh...


Sunday, June 21, 2015

Saturdate, Tantangan Menulis Duet

Hari Senin lalu, ada postingan iklan dari Gagas Media tentang acara Saturdate. Garis besar acara itu tentang kepenulisan. Pokoknya kalau ada acara tentang dunia tulis menulis, langsung heboh gitu, mau ikutan. Apalagi kalau gratis acaranya, pengen langsung daftar aja. Singkatnya, acara itu emang harus daftar terlebih dahulu. Karena hanya 30 orang aja yang bisa ikutan acara ini and free!!! Plus, yang menarik, ada tantangan menulis duet.

Photo by +Redaksi Gagasmedia  
Saat ingin daftar, saya rada bingung nih, sama kemauan panitia acara. Terbesit di pikiran, itu nulis duet harus bawa pasangan untuk menulis. Pasangan cewek apa cowok, pikir saya. Dan contoh dari Gagas Media itu penulis muda Mahar Pradana dan Nina Ardianti yang menulis novel duet berjudul "Sunset Holiday". Lihat dari nama keduanya yang nulis duet, berarti pasangan cowok dan cewek. Langsung aja saya sms ke contact person panitia acaranya, alhamdulillah bisa kalau pasangan duet nulisnya cewek. Kalau cowok, mau bawa siapa coba? Walaupun katanya yang belum punya pasangan nantinya bisa dicarikan pasangan, heheheh #kode

Saya sendiri ajak sahabat kece yang dulu sempat jadi teman nulis cerpen. Dulu jaman SD suka buat cerpen ala-ala juga bareng dia. Walaupun cuma buat iseng aja coret-coret catatan, apalagi kalau ada cerita yang menurut kami seru untuk ditulis. Langsung hubungi orangnya, minta data diri plus ukuran kaos. Lho, ngapain tanya ukuran kaos? Ternyata 10 pasangan pendaftar pertama bakal dapetin kaos keren Sunset Holiday dari Utees.me, it's free. Kami memesan kaos berukuran M, padahal dalam hati nggak yakin, pasti kegedean.

Saat hari H, udah janjian sama partner nulis duet. Bukan cowok yang pasti, menerima kenyataan saat ini harus cewek dulu (emot *ngakaklah). Acaranya di gedung perpustakaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, yang beralamat di Jl. Jend. Sudirman. Seinget saya yang pernah ke sana dan itu sudah jaman baheula, mungkin 8 tahun yang lalu. Tapi alhamdulillah, masih inget. Padahal saya sudah nggak lewat-lewat situ lagi, tapi ingatan masih melekat. Yup, gedung itu di sebelah Ratu Plaza Senayan setelah Gelora Bung Karno.

Photo by +Redaksi Gagasmedia  
Lagi puasa, tak menyurutkan niat kami untuk ikut tantangan menulis duet. Mau tahu juga novel terbaru dari penulis muda yang sangat produktif dalam menciptakan karya-karya. Setelah sholat Zuhur, kami langsung ke gedung perpustakaan dan mengisi daftar hadir plus ambil kaos yang dijanjikan untuk 20 peserta yang daftar lebih dulu plus hadir tentunya. Lalu duduklah kami berdua dan itu mungkin baru beberapa pasangan yang datang. Masih pukul 13.30 juga sih, kan acaranya sekitar pukul 14.00.

Acara pun dibuka oleh MC, dan diawali dengan perkenalan penulis duet plus sedikit bocoran tentang bukunya Sunset Holiday. Penulisnya asyik pembawaannya, Kak Nina yang ceria disandingkan dengan Kak Mahar yang agak kalem, cocok sih, jadi partner duet. Sunset Holiday secara garis besar, menceritakan perjalanan seorang cewek bernama Audi keliling Eropa. Dan di sana dia bertemu dengan seorang cowok bernama Ibi. Ibi yang baru saja bertemu Audi merasa terpikat dan langsung jatuh hati. Buktinya Ibi rela mengikuti itenary Audi dan bersedia menemani Audi keliling Eropa. So sweet...

Photo by +Redaksi Gagasmedia
Photo by +Redaksi Gagasmedia 
Setelah ngobrol-ngobrol tentang buku Sunset Holiday, masing-masing dari penulis membagikan ilmu tentang kepenulisan. Yang nggak dapat kesempatan untuk ikut acara kemarin, nih saya dengan senang hati membagi tips asyik membuat karakter fiksi dari Kak Mahar dan menulis duet yang dishare sama Kak Nina. So, check it out!

Creating Fictional Character
Oleh : Mahir Pradana

A reader lives a thousand lives before he dies. The man who never reads lives only one. -unknown
Ciptakan karakter yang BELIEVABLE sehingga orang merasa terhubung dan 'engage'.

Dalam menciptakan suatu karakter tokoh dalam sebuah karya fiksi bisa mempertimbangkan hal di bawah ini:

  • Karakter harus memiliki : Driving need, desire, ambition or goal.
  • Masukkan beberapa hal yang bisa menarik simpati/empati pembaca, seperti vulnerability. 

Write drunk, edit sober. -Ernest Hemingway

Menulis Duet
Oleh : Nina Ardianti

 Find someone who has

  • Similar sensibility
  • Complementary strength (saling melengkapi satu sama lain)
  • A writer that you respect (and vice versa) -> saling respek antar teman nulis duetnya.


Dari ketiga komponen tersebut dapat menciptakan sebuah Unique Richness (kekayaan yang unik).

> Trust your partner
> Tentukan tujuan bersama

Yang harus ditujui bersama, yaitu :
  1. Outline 
  2. Plot
  3. Karakter
  4. Pembagian tugas

Few ground rules 
  1. Ego, leave your ego at the door. Terbuka untuk berdiskusi satu sama lain.
  2. Responsibility, menulis dengan porsinya masing-masinh.
  3. Deadline
  4. Revisi, harus disetujui oleh kedua belah pihak.
  5. Payment, prosedur pembagian royalti
Teamwork = means never having to take all the blame yourself. 
Foto bersama peserta dan penulis. Tebak, saya yang mana? Hehehe (Photo by +Redaksi Gagasmedia )
Setelah materi yang dishare oleh mereka berdua, ada sedikit sesi tanya jawab. Lalu waktunya...
Tantangan menulis duet!!!

Pasangan nulis duet hanya diberikan waktu menulis Flash Fiction tema Holiday selama 30 menit. Wow, jujur kaget banget, nggak biasa nulis dengan waktu secepat itu. Dan saya itu lemah banget kalau disuruh nulis FF, duh, nyerah, deh. Akhirnya, saya dan pasangan nulis duet nulis yang ada di otak aja.  alhasil kalau sekarang baca karya kami berdua yang sangat simpel dan waktu sesingkat itu, jadilah kami akan tertawa. Nggak nyambung banget isinya. Jadi malu juga sih, sama Kak Mahar dan Kak Nina, mungkin mereka pusing kali baca karya kami. Dan pasangan yang menang telah ditentukan, lumayan ternyata hadiahnya dapat goodie bag dan buku terbitan Gagas Media, Schadeee (sayang banget)... saya dan pasangan nggak dapat dan cuma bisa ketawa ketiwi aja inget FF yang kami buat. Kocak... 

Pokoknya terima kasih untuk Gagas Media yang sudah buat acara gratis tapi bergizi itu. Ada pengalaman yang bisa diambil, tambah ilmu menulis lagi, plus dapet kaos gratisan juga, heheheh. Terima kasih juga untuk Kak Mahar dan Kak Nina yang sudah share ilmu menulis duetnya. Utees.me yang sudah jadi sponsor kaos Sunset Holiday serta Perpustakaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atas tempat untuk kami berburu ilmu menulisnya. Salam literasi!

#NulisRandom2015
#Day20