Blogger Widgets Assalamu'alaykum, Willkommen, 안녕하세요, Selamat datang di Blog Desy!

Total Pageviews

Tuesday, June 2, 2015

One day in Hallstatt, Austria

Hallstatt, Austria. Kota kecil di bagian Upper Austria tetapi menarik sekali untuk dikunjungi. Banyak wisatawan asing dari berbagai negara menyempatkan waktu untuk melihat keindahan kota ini yang telah ditetapkan oleh Unesco sebagai World Heritage View.

View dari jembatan layang di atas ketinggian 

Awalnya saya belum tahu, bahwa dekat dari rumah Gastfamilie saya ada desa cantik bernama Hallstatt. Tapi ternyata tidak hanya Hallstatt, desa dan kota kecil lainnya membuat saya jatuh cinta semua! Daerah Salzkammergut, membuat saya terkagum-kagum. I'm so lucky girl! Bisa hidup menetap satu tahun bak di negeri dongeng. Daerah Gmunden tempat saya tinggal (bagian Salzkammergut, Upper Austria) memiliki pesona alam yang menghipnotis. Seluruh desa dan kota kecil pasti dikelilingi danau besar dan gunung-gunung. Coba bayangin dulu dalam imajinasinya, pasti keren banget, kan? Allah melukis itu semua dengan secara nyata!

Malam hari sebelum menjelajah desa cantik, Hallstatt. Saya searching di Google, survei dadakan gimana sih desa itu. Wow, baru lihat gambarnya aja udah bengong nggak jelas. Keren banget! Udah nggak sabar mau langsung ke sana. Besok paginya, izin sama Gastmutter und Gastvater (ibu dan bapak asuh) mau ke Hallstatt. Lagian emang saya lagi free, weekend pasti libur. Tapi saya selalu izin jika hendak pergi kemana pun, layaknya saya tinggal bersama orang tua kandung saya. Saat pamitan, mereka bilang sehr gute Idee (ide yang sangat bagus). Soalnya emang Hallstatt bagus banget, apalagi kalau cuaca oke, itu menambah kesan hati bak berbunga-bunga, saking kasmarannya sama pesona desa satu ini.

Monday, June 1, 2015

Kultum Super Mentor 6

Pernah dengar acara Super Mentor?
Pasti ada yang samar-samar pernah dengar atau bahkan sama sekali belum pernah dengar?
Awalnya saya pernah mendengar, karena memang terdengar tidak asing di telinga. Benar saja, beberapa waktu lalu saya mendapat pesan broadcast dari grup Whatsapp. Lalu salah satu anggotanya menyebarkan info acara yang menurut saya super sekali (mirip ala-ala Mario Teguh ngomongnya, hahaha). Yup, Super Mentor nama acaranya dan memang super duper oke acaranya.

Saat membaca info acara yang di share teman tersebut, saya baca baik-baik. Dan menghadirkan pembicara dari para negarawan di Indonesia. Dalam satu acara sudah ada Bapak BJ Habibie dan SBY. Wow, what a great speakers! Selain dua-duanya mantan Presiden RI, saya memang sangat nge-fans dengan beliau berdua. Langsung saja saya daftar untuk menghadiri acara Super Mentor tersebut karena jika ingin menghadiri acara tersebut, peserta diwajibkan memiliki tiket dan acara ini tidak dipungut biaya alias gratis. Saya yakin, pasti banyak yang tidak mau melewatkan untuk tidak datang ke acara yang pasti oke banget ini.

www.desyhause.blogspot.com
Suasana teater Kultum Super Mentor 6. Jakarta, 17 Mei 2015

Benar saja, dalam waktu saju jam, tiket gratis dari pihak penyelenggara langsung habis. Saya mendapat info bahwa tiket gratis diberikan hanya kepada 500 orang yang sudah mendaftar dan mendapat email konfirmasi dari pihak penyelenggara. Alhamdulillah, saat saya mendaftar, saya termasuk salah satu yang bisa mendapat kesempatan tiket gratis acara ini.

Wednesday, May 13, 2015

Bajaj vs Laskar Pelangi

Komputer milik Rahma sepertinya jadi barang istimewa kami bertiga. Maklum, sebagai mahasiswi teladan, tak ada komputer bukan mahasiswa namanya. Lagipula, masih jaman, kuliah memakai komputer? Kan sudah ada laptop, notebook, tab, ipad. Hari gini, masih komputer? Ketinggalan jaman banget! Tapi mau gimana lagi, punya komputer di awal tahun kuliah itu rasanya sudah wah banget. Ditambah kami sebagai anak perantauan yang harus irit beli ini itu demi gelar sarjana di tangan.

Bila ada tugas kuliah yang harus diketik, komputer milik Rahma langsung jadi rebutan. Sejak kami bertiga tinggal satu atap di sebuah rumah kecil nan asri, komputer Rahma-lah menjadi teman penghibur kami. Melalui komputer Rahma, musik mp3 bisa didengarkan. Bahkan tiap weekend karena kami bertiga jomblo, malam minggunya kami habiskan waktu hanya bertiga. Sudah ada deretan judul film yang harus kami tonton. Biasanya kami sewa DVD di toko yang tak jauh dari kampus lalu kami tonton bareng di kosan. 

Nontonnya bukan di DVD player, melainkan di komputer milik Rahma itu. Jadilah bioskop kosan ala bajaj. Nggak beda jauh kok sama bioskop 21 atau XXI. Malah kalau di kosan bisa sambil tiduran di kasur yang diletakkan di lantai. Snack pun nggak boleh ketinggalan. Pokoknya kesan bioskop nyaman pun diperoleh dengan kepuasan yang sempurna ala bajaj. 

Kami bertiga bersahabat sejak di bangku SMA. Karena takdir serta skenario Tuhan yang indah, kami bertiga mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan kuliah bersama di perguruan tinggi yang sama.  Satu kampus, satu jurusan, satu kelas, satu kosan, makanya kemana-mana selalu bertiga. Karena sering terlihat bersama, kami pun mendapat julukan “bajaj”. Layaknya  ban bajaj yang selalu bertiga untuk tetap bisa berkendara.

Friday, May 1, 2015

Birthday Present for you

Mei.

Hari pertama di bulan Mei. Yup, 1 Mei. Biasanya diperingati sebagai hari buruh nasional. Dan memang dalam cakupan internasional pun hari ini adalah hari pekerja. Nggak mau bahas lebih lanjut mengenai hari pekerja sih. Yang pasti hari ini itu mama saya berulang tahun.
Ja, heute ist meine Mutter Geburtstag!


Alhamdulillah, tahun ini saya bisa bersama beliau di tanah air. Hmm,  masih terbayang 2 tahun lalu saya terpisah ribuan kilometer jaraknya. Saya di benua biru, mama di benua kathulistiwa. Hehehe
Hari ini kami bisa bersama, berkumpul dalam satu naungan rumah. Bisa menatap wajahnya bahkan sudah bisa menyentuhnya. Dulu hanya bisa menatap tapi sentuhan pun tak terjamah.