"Pak, bisa bantu kami, kami hendak ke stasiun, bus no berapakah yang akan mengantar kami?" tanya kami.
Total Pageviews
Wednesday, October 22, 2014
Baik dan Tulus
"Pak, bisa bantu kami, kami hendak ke stasiun, bus no berapakah yang akan mengantar kami?" tanya kami.
Friday, September 19, 2014
20 Facts About Me
Minggu ini lagi rame banget yang upload foto diri di akun Instagram dan menceritakan 20 fakta tentang diri si pemilik akun Instagramnya. Gue mau beda, mau dituangkan di blog pribadi gue aja, soalnya panjang juga kayak nulis diary, hahaha 
- Desy Alfiana. Dulu mama bilang mau di kasih nama Dina, tapi nggak jadi, katanya lebih bagus Desy. Hahaha

- Waktu umur 5 tahun, subuh-subuh udah rapih lengkap pakai seragam TK, semangat banget mau sekolah.
- Anak tunggal yang suka banget warna biru, angka tujuh, bulan Desember.
- Pernah kesiram air panas (untung cuma siku tangan, nggak seluruh badan) waktu mandi di bak kecil di kamar mandi rumah, mama nggak sengaja tuang airnya terlalu panas ternyata, baru mendidih booo...
Langsung mama bawa ke dokter, di dokter nangis tak terkira, dokter sampe nggak tahu harus ngapain, kayak orang kesurupan soalnya... Eh cuma di kasih salep... hahaha - Dari Sd sampai Smk berprestasi, hahaha pede bener yak... (ini penilaian para tetangga dan para guru, hahaha) Jaman kuliah juga sih... (nambah Pede, wkwkwkwk)

- Pulang sekolah pas SD, harus lanjut sekolah Madrasah Diniyah selama 4 tahun, alhamdulillah lulus dengan baik.
- Amigos x Siempre bener-bener tontonan favorit jaman SD, sampai telat ke sekolah madrasah dan pernah bolos juga, hahaha, terus di SD main cinta-cintaan kayak pemeran amigos, hahaha

Saturday, July 19, 2014
Jalan-jalan Murah ke Pulau Tidung
| Selamat Datang di Pulau Tidung |
Pulau Tidung? Di mana tuh? Kedengarannya menarik yah, dari segi nama
pulaunya. Yap, akhir-akhir ini nama pulau tersebut sudah tidak
asing lagi. Khususnya bagi penggemar wisata bahari di Indonesia. Wah,
ternyata ini di Indonesia lho dan tepatnya di ibukota negara kita
sendiri. Bukan di Lombok, di Bali atau yang lain, tetapi di Jakarta. Wah
wah, kok di Jakarta dengan kota yang padat, bisa ada pulau dengan
wisata baharinya ya? 
Pulau
Tidung adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu
Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia. Pulau ini
terbagi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Penggunaan
wilayah di pulau ini berkembang ke arah wisata bahari seperti menyelam
serta penelitian terhadap terumbu karang.
Pulau Tidung
yang terdiri dari Tidung Besar dan Tidung Kecil yang dihubungkan oleh
jembatan panjang yang dinamakan Jembatan Cinta oleh penduduk setempat. Pulau
ini terletak di Kepulauan Seribu Selatan bagian barat, dengan jarak
tempuh kurang lebih dua jam setengah perjalanan dari Muara Angke atau Ancol dengan kapal penumpang.
Tuesday, July 15, 2014
Ramadhan kedua di Eropa
Ramadhan Mubarak ...
Selamat menjalankan ibadah puasa.
Gmunden, Austria
Alhamdulillah masih di beri kesempatan oleh Allah merasakan nikmatnya beribadah di bulan penuh rahmat dan keberkahan ini, Ramadhan 1435 H. Dan untuk kedua kalinya saya menjalani ibadah bulan Ramadhan di tanah Eropa. Tahun lalu saya berada di Jerman, berpuasa selama kurang lebih 18 jam dan untuk tahun ini sedikit berbeda. Mengapa berbeda?
Awal Ramadhan yang jatuh pada hari Ahad, 29 Juni 2014, saya mengikuti kebijakan dari Islamisches Zentrum Wien (Pusat Islam di Vienna) yang menetapkan 1 Ramadhan pada tanggal 29 Juni 2014. Kebetulan ternyata di Indonesia pemerintah menetapkan di tanggal yang sama. Dan tepat hari itu saya akan berangkat menuju Pulau Patmos di Greece (Yunani).
Selama dua minggu saya berada di Pulau Patmos dan harus menjalankan ibadah puasa. Namanya juga di pulau, pantai pasti tujuan utama para pelancong. Alhamdulillah memang kalau sudah niat, puasa berjalan dengan lancar. Dan sedikit berbeda dengan di Jerman maupun di Austria. Waktu puasa di Yunani sedikit lebih cepat dibandingkan dengan dua negara tersebut. Di Pulau Patmos, saya berpuasa dari jam empat pagi hingga setengah sembilan malam. Hmmm, kurang lebih 16 jam saya berpuasa dan saya hampir tiap harinya berenang di pantai, hehehe.
Godaan puasa kala itu banyak sekali, di teriknya matahari yang di mana-mana orang bebas minum dan makan, sedangkan saya harus berpuasa. Keluarga asuh saya serta keluarga besar dari mereka sangat menghormati saya yang berpuasa. Saya bersyukur dapat mengenal mereka. Walaupun mereka bukan beragama Islam, tetapi toleransi mereka sangat tinggi. Bahkan mereka rela menunggu saya dengan menunda makan malamnya hingga saya berbuka puasa dan kami pun makan malam bersama. Saya sangat tersentuh dengan toleransi mereka. Semoga mereka mendapat hidayah untuk memeluk agama Allah SWT. Aminn...
Bagaimana dengan puasa mu kawan? Berjalan dengan lancar? Semoga lancar serta tetap semangat ibadah yang tak putus-putus di bulan penuh keberkahan ini. Tidak hanya menahan haus dan lapar, tilawah Qur'an, membaca buku Islami, berbuat baik, sedekah dan apa saja hal yang membuat diri dekat dengan Allah.
Di pertengahan Ramadhan ini saya kembali ke Austria dan menjalankan ibadah puasa di sini. Di Austria waktu berpuasa kurang lebih sekitar 17 jam. Dan saya menjalani ibadah bulan Ramadhan dalam kesendirian tanpa keluarga di Indonesia. Saya sudah merasakan nikmatnya sahur dan berbuka sendiri tanpa hiburan acara televisi layaknya di Indonesia siaran untuk sahur serta berbuka yang beraneka ragam. Tarawih sendiri di rumah karena masjid di sini jauh dan sangat malam waktu isya yang tidak memungkinkan sekali untuk berjamaah di masjid. Hanya yang saya senangi di sini adalah tidak ada yang menjual aneka ragam makanan takjil untuk berbuka puasa. Karena jika di Indonesia sudah ramai sekali dan banyak keinginan makan ini makan itu. Di sini puasa tidak puasa juga tidak ada tukang jualan keliling kampung, hehehe.
So, alhamdulillah saya senang berpuasa di Eropa banyak pengalaman yang saya dapatkan. Dan beruntung lah menjadi rakyat Indoenesia yang menetap di Indonesia. Waktu berpuasa tidak lama, dengan kata lain seimbang. Serta merasakan nikmatnya berkumpul bersama keluarga tercinta.
Salam Ramadhan. InshaAllah berkah Ramadhan tahun ini berlimpah ruah. Jangan lupa selalu doakan saudara sesama muslim yang sedang tertimpa musibah. Di Gaza, Palestina, Suriah, Mesir, Rohingya dan di mana pun umat Islam lainnya agar mereka selalu di lindungi oleh Allah SWT serta jika perang gugur dengan gelar syuhada. Aminn...
Selamat menjalankan ibadah puasa.
Gmunden, Austria
Subscribe to:
Posts (Atom)



